Resep Mudah nan Simpel Kimchi Porsi Mini
Siapa yang tak kenal Kimchi? Makanan khas dari Negeri Ginseng yang masuk ke dalam lima makanan paling sehat di dunia. Rasa yang dominan dalam Kimchi adalah pedas dan asam, namun ini tergantung dari berapa banyak bubuk cabai yang digunakan dan berapa lama ia difermentasikan.
Saya sendiri mengetahui Kimchi dari drama dan film Korea yang biasa saya tonton. Dari seringnya melihat adegan tokoh yang makan Kimchi, saya pun tergiur untuk mencoba membuatnya. Untuk itu, saya membuka beberapa artikel serta video mengenai resep dan cara pembuatan Kimchi.
Sayangnya, dikarenakan ada beberapa bahan yang merupakan khas Korea, membuat saya kesulitan untuk membuat Kimchi yang sama persis dengan resep dari negara aslinya. Namun, itu tidak mematahkan semangat saya untuk mencoba. Saya pun menggunakan bahan-bahan yang bisa didapatkan dari toko atau pasar di sekitar.
Biasanya orang Korea membuat Kimchi sekali setahun, untuk itu kebanyakan yang saya temukan merupakan resep dalam porsi besar. Karena itu saya memodifikasinya menjadi resep dalam porsi kecil karena saya yakin hanya saya yang akan menyukainya. Rasa asing Kimchi dengan lidah Indonesia membuat saya ragu suami dan anak-anak saya akan ikut memakannya.
Berikut adalah olahan Kimchi yang resepnya telah saya modifikasi dari beberapa sumber.
Bahan-bahan:
Sawi putih 1/4bh (sekitar 400gr)
Lobak putih 1bh (saya pilih ukuran kecil)
Wortel 1/2bh
Daun bawang 4 batang
Bubuk cabe sesuai selera
Gula dan garam dapur secukupnya
Bahan-bahan yang dihaluskan:
Bawang putih 1 siung
Bawang bombai 1/2 siung
Jahe 1cm
Udang ebi 50gr
Minyak ikan 3sdm
Cara membuat:
1. Potong kasar sawi putih, lumuri dengan garam, biarkan minimal 2 jam. Balik setiap 30 menit.
2. Sambil menunggu sawi, potong wortel dan lobak seukuran korek api. Potong serong daun bawang. Sisihkan.
3. Haluskan bumbu, kemudian campurkan dengan bubuk cabe, gula, dan garam. Aduk rata.
4. Masukkan wortel, lobak, dan daun bawang. Aduk kembali.
5. Bersihkan sawi yang telah dilumuri garam hingga benar-benar bersih; saya mencucinya sebanyak tiga kali kemudian saya taruh di wadah berlubang dan saya siram dengan air dingin. Tiriskan.
6. Campurkan sawi dengan bumbu, aduk rata. Simpan di dalam wadah bertutup, kemudian biarkan dalam suhu ruangan semalaman. Setelah itu, masukkan ke dalam kulkas.
Kita bisa memakan langsung Kimchi yang sudah jadi tanpa difermentasi, namun tentu saja rasa bawang dan aroma minyak ikannya masih sangat kuat.
Saya mencoba Kimchi buatan saya yang masih segar, yang telah saya fermentasikan selama sehari sebelum dimasukkan ke kulkas, yang telah dimasukkan ke kulkas selama sehari, dan yang saya biarkan di dalam kulkas selama beberapa hari. Menurut saya pribadi, yang paling enak adalah Kimchi yang telah dibiarkan beberapa hari di dalam kulkas.
Memang, rasanya akan menjadi semakin asam. Namun, dominasi rasa bawang dan aroma minyak ikannya sudah mulai berkurang karena ikut terfermentasi dan menyatu bersama bahan-bahan lain.
Jadi, apakah kalian berminat untuk membuat Kimchi? Jika iya, selamat mencoba!
Wih, bisa nih lain waktu dicobain. Thanks resepnya. Sangat bermanfaat 🤗🤗
BalasHapusUdah dicoba belom, kak? Semoga cocok, ya... :*
Hapuspnh nyoba bikin tp gk cocok di lidah, hihi. Masih lbh suka sawi asin
BalasHapusCocok-cocokan sih, ya, karena makanannya gak menyesuaikan sama lidah kita, tapi lidah kita yg harus membiasakan sama rasanya.
HapusAku aja, setelah nyobain ke orang serumah, yg mau makan cuma aku doang! Gkgkgk
Tapi, setelah dibiarin sebulan, lumayan juga. Apalagi kalo makannya dicampur sama mie instan super pedas. Nendang banget pas rasa pedas sama asamnya nyatu di mulut.
Asik coba ahhh
BalasHapusYuhuuuu. Selamat mencoba, kak. Makasih udah mampir :*
Hapus